Posts

Showing posts with the label happiness

28th May, 29 + 1

AAAA YEAY. oh waw. Hello, dear, my future +1, Back then, years ago, I arbitrary said (or declare) that I was going to marry you at the age of 24 and had 3 children already by the age of 27. Just FYI. I was blinded by the facts that my fingerprints were technologically or (psychologically) showed the ultimate goal of my life is to love and to be loved. It was well printed out in a piece of paper. Another fact I blamed was the meaning behind my name. It (also) printed out in a hard copy ancient dictionary that I destined to easily give love to someone, well yeah it turned out I was ended up hurting myself during my 20s heuuu. Yap enough for the TMI. We havent met yet, or have we? Idk, still don't have any clue. BUT, I am sure our name written already side by side somewhere, not only we know. I am sure and i hope you too, and everyone too. How you doing? Good? What you have been up to? Hows today? In times i felt lonely, i think its better if i have you by my side. Listen to all my st...

Sebuah perjalanan

Heyho! Judulnya gengges banget ya. Aku cuma ingin mendeklarasikan apa-apa saja yang ingin aku ungkapkan. Hari ini malem ke-29 ramadan, aku jadiin malem refleksi aja. Kita gak pernah tau ya taun depan akan menyapa ramadan lagi atau engga, kemudian sedih. Gak boleh sedih, nanti jerawatan lagi hahaha. Masalah hidup wanita banget. Udah terlalu lama ya gak nulis blog. FYI, eh aku udh bilang belum sih aku udah kerja ya now. Barusan ngecek previous post ternyata post setelah kerja tentang patah hati, ya Allah aku tau Engkau tak pernah lelah dengan hamba-Mu ini yang hidupnya gak jauh dari jatuh cinta dan patah hati. Aku anggap Sang Pencipta menertawakan perjalananku dengan cara memberi nikmat-nikmat lain yang pada akhirnya membawaku sampai hari ini. Ya allah makasih ya. Kesibukan aku 6 bulan kebelakang ini memang kerja ya, anak baru banget bos mohon maap masih jetlag, dikasih tanggung jawab, harus siap nerima dan mencari banyak ilmu, menghadapi bermacam karakter dan lainnya wa...

Kulineran di Palembang! (Part 2)

Image
Eyyy! Akhirnya lanjutan dari kulineran di Palembang part 1 selesai juga~~ Langsung aja mari kita bahas 10 menu lagi yang kita cobain di Palembang. Sungguh Palembang ini sangat aduhay. Kebetulan pas kesana cuacanya lagi gak begitu panas. Kemana-mana kita naik transportasi online atau jalan kaki. Tepat beberapa hari kita di Palembang, lagi heboh-hebohnya bentrok antara transportasi online dan konvensional bahkan sampe ada yang meninggal, jadi kalo mau pesen yang online harus rada mencari tempat pick up yang aman, demi keamanan bersama. Kalo pun gak ada yang mau anter/jemput, kita biasanya jalan kaki cus. Stay safe everybody! Okay ini beneran mau bahas menu makanan sekarang... 10. Pempek Chaplin Lokasi: sederetan sama pempek aan, jalan kaki rada ke dalem sedikit Harga : 1k-2k /pc Opini : ini yang enak pempek kulitnya. Jadi yang kita inget yang khas dari tiap merk aja. Kuahnya juga enak. Rasa pempek yang lain gak beda jauh sama merk-merk sebelumnya. Nah pempek kulit disini nempel ...

Kulineran di Palembang! (Part 1)

Image
Eyyy! Based on the title, tulisan ini khusus dibuat untuk (semoga) menginspirasi dan berbagi cerita aku serta kawan sejalur ketika menghabiskan waktu 4 hari 3 malam di Palembang. Kelompok kecil yang terpaksa terbentuk karena kesamaan kewajiban ini terdiri dari 4 orang yaitu aku sebagai delegasi Depok, temenku yang lain masing-masing dari delegasi Malang, Bontang dan Makassar. Tujuan utama ke Palembang itu adalah ikut konferens (ICECOS 2017) sebagai presenter (tsah~) dan tujuan yang lebih utama adalah kulineran! Kita berempat berasal dari kota yang berbeda-beda sehingga lidah kita ini sudah cukup representatif untuk menilai rasa tiap menu yang kita coba.  Hari pertama 21 Agustus 2017 Sampai di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sekitar pukul 08.30 pagi. Ngobrol sebentar kemudian mau langsung cabut cari makan dan kehebohan pertama terjadi. Ada demo angkot atau taksi mengenai transportasi online sehingga taksi bandara termasuk trans musi, damri beserta gocar maup...

nikahan

Selamat pagi! Pagi tadi gue baca suatu artikel yang menarik tapi karena bacanya masih ngantuk, gue bakal baca lagi nanti dengan lebih fokus, silakan baca disini . Artikel itu membuat gue ingin menulis ini. Sejak tingkat 3 kuliah, gue sudah mendoktrin orang-orang disekeliling gue kalo gue mau nikah cepet. Meskipun target 25 tahun itu bukan termasuk yang cepet juga, wajar aja. Yes I proudly declare that my life goal is having such a lovely family. Entah keyakinan darimana, gue merasa menikah dan berkeluarga adalah sebenar-benarnya tujuan hidup gue. Gue mau kok jalan-jalan keliling dunia, punya karir bagus, punya rumah, punya mobil, bahagiain orang tua dan sebagainya. Tapi gue merasa kebahagiaan hakiki gue itu ya berkeluarga. Menurut gue gampang aja kalo mau nikah itu, sesuai islam, bisa dibuat mudah makanya gue lantang banget bilang mau nikah seenteng itu~ BUT THE REALITY IS.. Setelah melewati tahap ga punya calon (masalah terbesar ketika mau nikah), gue mulai terbuka ma...

banyak bicara (5)

heyho! Sepertinya dgn judul banyak bicara ini jadi segmen excuse ga nulis yg ada faedahnya, semuanya tjurhat. sehat, ceu? I love wearing jeans, white/black t-shirts and flops. I love nail arts, body painting, tattoos. Haram emang, santay aja. Sebagai seorang muslim, menutup aurat tuh suatu kenikmatan ya. On the other hand, jeans robek-robek, kaos tangan pendek, rambut panjang terurai plus kacamata item dan topi: SO KEWL. Oya, plus small tattoo  di leher samping, would be perfect. Gue ga segaris keras itu effort demi terlihat cool sampe menjalankan yang haram. Meskipun udh pernah nyari kuteks tembus air which means halal dan tato yang juga nembus air. Harga kuteks yg halal itu 5 kali lipat kuteks biasa. Antara mau sok gaya tapi kesulitan ekonomi ya seus. Kalo tato pernah gue akalin pake hena di tangan dari pergelangan sampe hampir sikut, wow bangga banget sih itu. Karena hena emang ga permanen, memudar dan cenderung oren, jadilah tangan gue kaya karatan. Cuma ok...

curly and sturdy

oy! im writing this with "dont sleep away this nite my baby" whispering in my ear, ehm also your photo(s) on my facebook timeline. i thought that i finally let you go long long time ago (almost 3 years ago, maybe?) i absolutely sure that you are doing fine now and then. im so happy looking at your classical smile with your best friends there. so sad im not be able to at least be your friend nor good junior.  i hate to remember and realize that you never like me write something about you and publish it hahaha. here i am, i do this thing again. since i dont know who will listen to my curiosity about you like this. let me declare first, i have never never deliberately looked for your updates. it is not me who looking for you but your friends often tag you with your photo in facebook and exactly it decorate my timeline :3. thats the way i know about you. i cant help thinking about you but im sure i have let you go. this post just for cheering me up suddenly after...

yang sebenarnya...

Image
Entah sejak kapan tita-aisyah menjadi 1 frase yang maklum di telinga teman-teman khususnya departemen teknik elektro. Di saat hanya ada tita, akan muncul pertanyaan "aisyahnya mana?", namun itu lebih sering terjadi ketimbang saat hanya ada aisyah, muncul pertanyaan "titanya mana?".  Pertama saya ingin berterimakasih kepada Ibu Qory, ibunda aisyah yg dengan rasa sayangnya sudah menemukan kosan untuk aisyah tinggal di depok selama menjalani ospek hingga kuliah. Hal ini membuat tita untuk pertama kalinya dipaksa dekat dgn aisyah, ya dengan berbagi kamar. Dengan tidak sengaja, itulah awal mula frase tita-aisyah muncul. Banyak sekali hal yang dilakukan bersama atas nama angkatan. Pulang malam, dimarahi ibu kos, hingga memanjat pagar kosan.  Pada akhirnya tita-aisyah berada pada 1 kosan yang sama, hanya beda kamar. Beda prinsip dan beda minat tapi saling mendukung. Terlihat ketika aisyah mencalonkan diri untuk menjadi ketua sebuah organisasi internal, tita berad...

PENGAKUAN : Semester pertama magister power ITB

Image
Derapkan langkah tatap ke depan ITB citra ganesha... -lirik mars ITB (try to listen to this while reading) (credit to kupukupubiru) Satu hal yang menimbulkan semangat awal kuliah di ITB adalah marsnya bagus....for my own sake hehe. Tulisan ini dibuat tanpa paksaan pihak manapun tanpa dilebihkan dan dikurangkan. Jika pada akhirnya terpancar kesan berlebihan, semata-mata ini hanya dari sudut pandang penulis. One thing i believe surely..."it is really possible for everyone to get in this magister program in ITB, but the real struggle is to pass through every semester". Dua bulan pertama di semester ini....shock. Jujur aja ya, ITB ini sangat berbeda dengan kampus gue yang dulu, khususnya di jurusan yang sama (elektro UI). Ibaratnya udah nyemplung, mau gimana hahaha. Penyesalan gue awal-awal bulan gue balut dengan tertawa untuk meringankan sedikit beban kuliah ini. Hanya dengan 12 sks cukup membuat gue insecure sehari-hari mikirin hari esok apakah bisa dilew...

"Mbak udah punya pasangan?"

Cuma mau cerita biar gak lupa. Setelah kenal sama temen-temen sejurusan program magister ini selama baru mau sebulan kayanya, akhirnya gue mulai merasa bisa menunjukan diri gue sebenarnya. Selama ini soalnya masih jaim-jaim, serius, becanda ya seadanya, ga lucu tapi ketawa karena ga enak hahaha.  Selama ini kita gak pernah terbuka sama sekali ttg status masing-masing. Memang ga pernah ada yang buka obrolan ttg itu, mungkin menghargai privasi juga ya. Sampai pada akhirnya.. K: "Tita kemarin pulang ke Jakarta?" T: "Iya mas, tadi pagi baru sampe, abis semua travel kesini" A: "Lah jadi bawa mobil dong kesini?" T: "Gak lah. Nebeng mobil temenku" K: "Memang kenapa ga dianter cowonya aja?" T: "Hah? Cowo siapa?" Ak: "WAAAAH  INI MAS K PERTANYAANNYA MENJEBAK INI" A: "BISA AJA INI PERTANYAAN ARAHNYA KEMANA-MANA INI" K: "Engga, aku cuma tes aja, mana tahu ada yg cemburu ya kan, kejebak la...

sweetest drug

Image
-better playing Stutter-Maroon5 while reading- Im just 21 y old girl, or woman? Okay i mean im on my way to be 22 next year. All those last year i was full-of-romantic-drama-novel which made me had lots of dream. Through those always-happily-after-stories, i write all my wishes down in my head. Everytime i get my free time. It seems to be very important to arrange my dream life.  Watching a disney princess film titled Mulan, im sure i want to have a man who could fight as well.  Watching gossip girls film, im sure i want to have a man who could fulfill my wants of shopping.  Watching a korean drama called bbf, im sure i want to have a man who born rich and have a super duper giant house.  Watching (again) a korean drama called playful kiss, im sure i want to have a man who is the real smart over the world.  Watching all the film with handsome man in each as the main actor, yes absolutely im sure i want to have a handsome man for my future...

rerun

Image
it is still early morning now about 6 am. just a few moments ago i've found your photo with yours. so click and lovely. i thought you have passed 2 or 3 months with her beautifully. i wishing you all very best about your life, academic or else always. since you told me and decided to make her mine first time, i did support you with all my best. even i still  dont know who she is, at least i know that she is younger than me and a student in faculty of humanities majoring Indonesian Letters. i often see your updates suddenly about her who helped you writing your last project. that was very romantic to share each other ability in relationship.  a little music box if you scroll this blog, you will find a post titled "terima kasih" and i wrote those when you asked my permission (or not?) to ask her to be your next. it was full of feelings and really touchy. but i shocked again when you told me that you have to break up in almost 1 month since you made a relationship. it...

360 derajat berbeda

Image
hahaha karunika memang terbuat dari bola, selain semuanya bulat seperti bola, sifatnya juga seperti bola, 360 derajat mutermuter disitu aja, gelinding kemanamana....ga nyambung suka mikir yang ga penting, suka gampang sakit hati gara-gara hal kecil, terus cengeng, tapi sok kuat. duh ga ada kali dikamus karunika sedih depan orang-orang walaupun kadang caper hehehe oia! udah selese sedihnya karena abis liat sesuatu yang bikin semangat dan naikin mood 99%. karena 100% dan kesempurnaan hanya milik Allah. sudah ada api yang membara-bara untuk merencanakan hal-hal besar diawal taun depan, dan semoga semuanya berjalan dengan mulus sesuai dengan rencana karunika dan tentu saja rencana Allah. ide udah ada, tapi tempat tujuan belum ada. pokoknya karunika harus bisa dan harus merasakan itu semua. kepengen banget. semoga seindah ini bismillah-

mawar putih

Image
 "kenapa mawar putih?" |"karena kamu lebih cocok pake baju putih dibanding merah" "kenapa ngasih mawar?" |"karena aku........." dan dia bercerita bagaimana sulitnya membawa mawar ini ke kosan. dan dia bersuara bagaimana mbak penjual bunga tidak bisa membungkusnya dengan baik. dan dia khawatir akan bunga yang mungkin tidak sewangi yang diharapkan dan tidak sebagus seperti yang seharusnya. ga punya vas bunga di kosan... bagaimanapun mawar tetaplah mawar. banyak warna dengan artinya yang dianggap benar oleh banyak orang.  "Simbol dari jenis mawar putih ini adalah cinta sejati, kemurnian, kesungguhan, kelembutan, kesucian dan kerendahan hati" -dikutip dari  http://www.tempo.co/ cantik jujurnya dia berkata karena hanya mawar yang ditemui, tidak ada waktu untuk mencari bunga lain, hanya tau harus memperbaiki keadaan dan bunga mungkin salah satu caranya. pun jika dia menemukan bunga lain, dia belum tentu tau ap...

jembatan teksas

Image
Pernah tau jembatan teksas? jembatan teksas, univ. Indonesia Jembatan penghubung antara TEKnik dan SAStra. Waktu jadi mahasiswa baru, jembatan ini sering diomongin. Terlebih pas ada kegiatan yang harus jalan kaki dan harus lewat jembatan ini. Namanya jembatan “cinta“. Bukan fakta baru kalau teknik dominan laki-laki, dan sastra dominan perempuan. Dijembatan cinta inilah kaum laki-laki dan perempuan dipertemukan. Jodohnya anak teknik, ya anak sastra. Begitu ceritanya. Seiring berjalannya waktu, untuk merasakan momen jembatan cinta ini tak semudah seperti dongeng yang banyak beredar. Namun tak mematahkan semangat sedikitpun untuk bermimpi suatu saat akan bertemu dengan cinta dijembatan ini. Tidak ada yang spesial dijembatan ini, berwarna merah kokoh diatas danau lebar hijau. Mimpi itu sederhana. Ketika hujan datang dan menjebak dijembatan ini, akan ada sesosok yang datang –tentu dengan payungnya- untuk menjemput dan berbagi teduhan bersama. Sesederhana hanya air yang jatu...